Top
Rabu, 12 Februari 2025 | Edukasi

Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk membangun semangat belajar anak-anak melalui berbagai aktivitas bercerita yang menyenangkan. Dengan beragam metode kreatif, anak dapat mengeksplorasi imajinasi, melatih keterampilan berbicara, serta berinteraksi secara aktif dalam suasana yang penuh keceriaan. Berikut ini adalah variasi kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak didik di pagi hari agar semakin bersemangat belajar di sekolah. Baca juga:Ice Breaking Simple Seru untuk Belajar Hewan di Kurikulum Merdeka 1. Eksplorasi alam: Anak diajak mengamati tanaman, serangga, atau batu di sekitar lingkungan sekitar. Mereka belajar mengenali alam dan mengembangkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitar. 2. Menirukan gerakan dalam cerita: Ceritakan kisah yang melibatkan gerakan seperti melompat atau berlari, lalu ajak anak menirukannya. Aktivitas ini membantu anak memahami cerita dengan lebih mendalam dan melatih koordinasi tubuh. 3. Boneka bercerita: Gunakan boneka tangan untuk menceritakan kisah sederhana dengan suara dan ekspresi yang menarik. Anak-anak dapat menirukan suara tokoh dan berinteraksi dengan boneka untuk membuat cerita lebih hidup. 4. Kotak cerita kejutan: Anak mengambil satu benda dari kotak misteri, lalu guru atau anak mengembangkan cerita berdasarkan benda tersebut. Kegiatan ini melatih kreativitas dan daya imajinasi dalam bercerita. Baca juga:6 Kegiatan Pembuka Kelas PAUD yang Seru dan Menyenangkan 5. Bernyanyi dan menari: Anak mengikuti lagu sambil menari sesuai irama atau lirik lagu yang dinyanyikan. Kegiatan ini meningkatkan koordinasi tubuh dan memperkaya kosakata anak. 6. Tebak suara: Anak mendengarkan suara dari berbagai benda atau hewan dan menebak sumber suara tersebut. Aktivitas ini melatih pendengaran, daya ingat, serta keterampilan menghubungkan suara dengan objek. 7. Bermain peran: Anak-anak berpura-pura menjadi tokoh tertentu, seperti seorang dokter atau koki, dengan menggunakan properti sederhana. Aktivitas ini membantu mereka mengenal berbagai profesi sambil berlatih berbicara dan berinteraksi. 8. Balapan karung mini: Anak melompat di dalam kantong kecil menuju garis akhir dalam sebuah perlombaan kecil. Kegiatan ini meningkatkan koordinasi tubuh dan memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. 9. Menyusun balok: Anak membangun berbagai bentuk dengan balok sesuai dengan kreativitas mereka. Aktivitas ini membantu mengembangkan koordinasi tangan-mata serta keterampilan pemecahan masalah. Baca juga:15 Kegiatan Pembuka Kelas untuk Anak Usia 3-4 Tahun Agar Makin Semangat Belajar 10. Papan flanel bercerita: Tempelkan gambar karakter pada papan flanel untuk membantu anak memahami alur cerita secara visual. Anak-anak dapat memindahkan gambar dan menyusun kembali urutan cerita sesuai pemahaman mereka. 11. Eksperimen sains sederhana: Anak mengamati perubahan sederhana, seperti mencampur warna atau membuat gelembung sabun. Aktivitas ini memperkenalkan konsep sains secara menyenangkan dan mudah dipahami. 12. Meronce manik-manik: Anak memasukkan manik-manik ke dalam tali untuk membentuk pola atau gelang. Kegiatan ini melatih kesabaran serta koordinasi mata dan tangan. 13. Lomba menyortir: Anak memilih dan memilah benda berdasarkan warna, ukuran, atau jenis yang sama. Aktivitas ini mengajarkan keterampilan klasifikasi dan memperkuat pemahaman konsep dasar. 14. Musik dan cerita: Guru menyelingi cerita dengan lagu atau musik yang sesuai agar anak lebih terlibat dalam cerita. Musik membantu meningkatkan daya ingat serta pemahaman anak terhadap isi cerita. 15. Permainan warna dan bentuk: Anak mencocokkan atau menyusun benda berdasarkan warna dan bentuk yang sesuai. Permainan ini membantu melatih pengenalan warna, bentuk, serta kemampuan berpikir analitis. 16. Cerita berantai: Guru memulai cerita dengan satu kalimat, lalu anak-anak bergiliran menambahkan bagian cerita sesuai imajinasi mereka. Aktivitas ini melatih kreativitas dan keterampilan berbicara anak. 17. Mencari harta karun: Anak mencari benda tersembunyi berdasarkan petunjuk sederhana yang diberikan guru. Permainan ini melatih fokus, ketelitian, dan rasa ingin tahu anak. Baca juga:Kegiatan Awal Pembelajaran "Pemantik" Fokus Siswa 18. Cerita bergambar interaktif: Guru membacakan buku bergambar besar dan mengajak anak-anak menebak atau menjawab pertanyaan tentang cerita. Interaksi ini membantu melatih daya ingat serta kemampuan berpikir kritis anak. 19. Cerita dengan bayangan: Gunakan cahaya dan tangan atau boneka bayangan untuk menciptakan efek visual saat bercerita, seperti wayang. Anak-anak akan menikmati bayangan bergerak sambil mendengarkan cerita yang penuh imajinasi. 20. Lintasan rintangan mini: Anak melewati rintangan sederhana seperti merangkak di bawah meja atau melompati garis. Kegiatan ini melatih keseimbangan, motorik kasar, dan keberanian anak. 21. Berkreasi dengan playdough: Anak membentuk berbagai objek dari playdough sesuai dengan imajinasi mereka. Aktivitas ini membantu meningkatkan kreativitas dan melatih otot tangan. 22. Sensory play: Anak bermain dengan bahan seperti pasir, air, atau biji-bijian untuk merasakan tekstur dan bentuk yang berbeda. Aktivitas ini melatih indra peraba dan meningkatkan koordinasi motorik halus. 23. Mencocokkan pola: Anak menyusun benda atau gambar sesuai pola yang telah ditentukan oleh guru. Kegiatan ini melatih daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir logis. 24. Cerita berperan: Anak-anak memilih peran dari cerita dan memainkannya dengan gerakan atau suara sesuai tokohnya. Mereka belajar memahami emosi dan ekspresi karakter melalui bermain peran. RIRI: Cerita Anak Interaktif yang Bermanfaat Membangun Karakter Positif si Kecil    

Senin, 12 Agustus 2024 | Edukasi

Membuat anak PAUD semangat dalam mengikuti upacara bendera membutuhkan cara tersendiri. Salah satunya adalah dengan mengajak mereka mengucapkan yel-yel dengan penuh semangat dan hati ceria. Inilah beberapa yel-yel penyemangat yang bisa dipraktikkan bersama anak-anak didik PAUD usia 5-6 tahun, agar mereka bisa semakin semangat saat mengikuti upacara 17 Agustus nanti. Artikel terkait: Modul Ajar PAUD Topik: AKU CINTA NEGARAKU, Sub Topik MERAYAKAN KEMERDEKAAN Indonesia | Kurmer TK Usia 4-5 TahunAneka IDE LOMBA 17 Agustus BERKELOMPOK yang Lucu dan Seru | Untuk Anak Usia 4-5 Tahun 1. Yel-Yel Indonesia Merdeka Yel-yel ini ini mengajak anak untuk rajin belajar agar menjadi anak pintar. Anak yang pintar akan semakin mampu melakukan banyak hal untuk membangun bangsa. Berikut ini adalah yel-yel “Indonesia Merdeka” Guru : Anak PAUDAnak : Sehat cerdas ceriaGuru : Gemar bermainAnak : Dan belajarGuru : Untuk membangunAnak : IndonesiaGuru dan Anak : Merdeka YES YES YES Baca juga: Contoh Naskah PIDATO HUT KEMERDEKAAN RI 2024 saat UPACARA Bendera di PAUD / TK | Singkat dan Menyentuh 2. Yel Yel Kami Indonesia Mau anak-anak didik makin semangat, serta siap sedia mengikuti upacara bendera? Yel-yel ini sangat cocok untuk anak-anak didik Anda. Guru : PAUD CeriaAnak : Itulah kamiGuru : Siap sediaAnak : Ikut upacaraGuru : Tetap semangatAnak : Pasti semangat!Guru dan Anak : Karena kami Indonesia! Yes Yes Indonesia. Ajak Anak Didik Mengembangkan Karakter Islami dengan Media Animasi bersama KABI (Kisah Teladan Nabi)     3. Yel Yel Kita Indonesia Yel-yel ini mengajak anak Indonesia mengenal nama bendera dan semboyan negara. Tentu saja juga akan membuat anak-anak didik semakin bersemangat saat mengucapkannya secara bersama-sama dengan hati gembira. Guru : Apa benderamu?Anak : Merah putih.Guru : Apa semboyanmu?Anak : Bhineka Tunggal IkaGuru : Siapa kita?Anak dan Guru : Kita adalah Indonesia 4. Yel-Yel Semangat Upacara Yel-yel ini sangat baik digunakan sebagai pembangkit semangat dan membuat anak-anak didik semakin memahami makna upacara bendera. Guru : Apa kabar teman-teman?Anak : Tetap semangat!Guru : Untuk apa?Anak : Semangat upacara!Guru : Untuk siapa?Anak dan Guru : Dari kita, untuk kita, Indonesia! 5. Yel Yel Hip Hip Hore Setelah guru mengucapkan “hip hip”, lalu anak-anak didik akan menyahut “hore!” Saat itulah suasana akan menjadi penuh semangat dan riang gembira. Guru : Hip hipAnak : Hore!Guru : Hai hai Anak : Halo haloGuru : Apa kabarmu?Anak : Luar biasaGuru : Siap ikut upacara?Anak : Yes yes… Semangat upacara! Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD Tema Negaraku, Topik Lambang, Bendera, dan Lagu Kebangsaan 6. Yel Yel Hiduplah Indonesia Raya Yel-yel ini sangat seru. Di akhir kalimat, guru dan anak didik bisa menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Guru : Aku kamuAnak : dan kita semuaGuru : Bangga jadiAnak : Anak IndonesiaGuru : Aku kamuAnak : Dan kita semuaGuru : Tetap semangat!Anak : Ikut upacaraGuru dan Anak : Hiduplah Indonesia Raya 7. Yel-yel Benderaku Yel-yel ini memiliki nilai edukasi yang sangat baik. Anak-anak didik semakin memahami makna dari warna bendera Indonesia. Guru : BenderakuAnak : BerkibarGuru : Apa warnanya?Anak : Merah putih.Guru : Merah itu … .Anak : BeraniGuru : Putih itu … .Anak : SuciGuru : Selamat ulang tahun Indonesiaku Aneka yel-yel di atas diciptakan agar dapat memberikan energi positif dan semangat pada anak-anak PAUD sebelum mereka mengikuti upacara. Penggunaan kalimat yang singkat, mudah dipahami, dan berirama, anak-anak didik pasti sangat mudah menguasainya. Apalagi bila dilakukan secara bersama. Selamat merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus nanti. Baca juga: MUDAH DINYANYIKAN! Inilah 6 Lagu Tema Kebangsaan dengan Nada Lagu Anak PAUD Tempo Dulu Sumber Referensi: 1. Id.pinterest.com. (2022). Flag ceremony ideas for kids [1] 2. Ourkerrazyadventure.com. (2022). Plan flag ceremony [2]

Selasa, 23 April 2024 | Edukasi

Kegiatan yang motivatif di awal pembelajaran / pembuka kelas sangat dibutuhkan siswa PAUD, terutama setelah liburan panjang Idul Fitri. Guru bisa mengajak siswa melakukan variasi aktivitas yang bisa memberikan semangat plus keceriaan, memulihkan konsentrasi, dan mengakrabkan kembali bonding guru-siswa dan antar siswa. Inilah aneka kegiatan yang bisa dipraktikkan bersama siswa di PAUD / TK bertema perayaan Idul Fitri atau Lebaran: Baca juga: - 6 Kegiatan Pembuka Kelas Seru dan Menyenangkan untuk Anak PAUD- 6 Cara Memotivasi Semangat Belajar Anak PAUD- 5 Permainan Ice Breaking untuk Penyemangat Belajar Anak PAUD 1. Membaca Cerita Ajak siswa untuk membaca buku cerita tentang perayaan lebaran. Lalu, dampingi siswa agar berani menceritakan kembali buku yang telah dibaca. 2. Bermain Peran Ajak siswa mempraktikkan drama tentang Idul Fitri. Beberapa tema menarik yang bisa dipilih antara lain: Berkumpul bersama Keluarga Menyambut Tamu di Hari Lebaran Berbagi pada yang Kurang Mampu Praktik Shalat Ied Mengucapkan Selamat Idul Fitri Kembangkan Keterampilan dan Kognitif Anak PAUD dengan Lembar Kerja Anak di Bawah Ini: LKA Mengubungkan LKA Mewarnai LKA Menebalkan 3. Mewarnai Gambar Mewarnai gambar bagi siswa PAUD bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan kreativitas. Beberapa contoh gambar menarik bertema Lebaran adalah: - Busana Muslim- Ketupat- Keluarga Berkumpul- Urutan Melakukan Shalat Ied.- Masjid. 4. Bermain Musik Islami Ajak siswa untuk bermain alat musik bernuansa Islami, misalnya Rebana, Marakas. Seruling, Gendang, Zylophone, dan Gamelan Mini. Siswa juga bisa diajari tentang cara membuat alat musik Islami dari bahan limbah, yaitu: Marakas dari Botol Plastik Gunakan botol plastik bekas yang diisi dengan biji-bijian atau butiran kecil lainnya. Tutup botol dengan rapat dan hias dengan stiker atau gambar Islami. Rebana dari Kardus Potong kardus menjadi lingkaran besar untuk bagian atas rebana dan lingkaran lebih kecil untuk bagian bawah. Sisipkan batang pensil di bagian tengah sebagai pegangan, lalu hiasi dengan kertas warna-warni. Gendang dari Ember Plastik: Gunakan ember plastik bekas yang dihiasi dengan kertas warna-warni atau stiker. Anda juga bisa menggunakan tutup ember sebagai drum dan memukulnya dengan tangan atau stik drum sederhana. KABI (Kisah Telada Nabi): Membantu Mengembangkan Karakter Islami Anak PAUD   5. Mendekorasi Kelas Ajak siswa mendekorasi kelas dengan aneka hiasan bertema Islami. Berikut ini 3 kerajinan tangan yang bisa dibuat bersama siswa. - Ketupat Hiasan Dinding: Cara membuat adalah dengan menggunakan kertas warna-warni (biasanya kuning, hijau, atau merah) dan potong menjadi bentuk segitiga. Lipat kertas segitiga tersebut menjadi bentuk ketupat, lalu susunlah bersama siswa ketupat-ketupat tersebut dan tempelkan di dinding kelas dengan rapi. - Lampion Ramadan dan Idul Fitri: Bahan pembuatannya adalah kertas tisu berwarna-warni yang dipotong menjadi ukuran yang sama. Lalu, lipatlah kertas tisu menjadi bentuk segi empat dan potong ujungnya menjadi bentuk bulat seperti lampion. Tempelkan batang pipet plastik pada salah satu sisi lampion sebagai pegangannya. Susun lampion-lampion tersebut dan gantung di langit-langit kelas. Variasi Craft Tematik bisa Ditemukan di Dunia Belajar Anak 6. Melakukan Gerak Lagu Ajak siswa melakukan gerak lagu agar makin semangat dan ceria bernyanyi sambil menari. Berikut adalah tiga judul lagu Indonesia tentang Idul Fitri yang bisa menjadi media gerak dan lagu Selamat Hari Lebaran (Saloma)Lagu ini adalah lagu klasik yang sangat familiar diputar saat perayaan Idul Fitri dan digunakan untuk menyampaikan pesan ucapan selamat. Lebaran Ini (Uje)Lagu ini memberikan nuansa bahagia dan kebersamaan saat merayakan Idul Fitri. Lagu ini juga bermanfaat menyampaikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Syukur (Gita Gutawa)Lagu tentang ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT ini juga bisa menjadi pilihan yang menarik Temukan KOLAK: Koleksi Lagu Anak Tematik dalam Aplikasi 7. Bermain Bersama Melakukan permainan berkelompok atau kolaboratif bisa dilakukan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerja sama. Aneka pilihan permainan yang bisa dipraktikkan bersama siswa antara lain: Memasukkan Bola Ketupat Siapkan sebuah lubang besar berbentuk ketupat dari kardus yang dilapisi kertas warna-warni. Berikan bola kecil kepada siswa yang nantinya akan dimasukkan ke dalam lubang. Bermain Quiz Ajak siswa bermain quiz. Beberapa pertanyaan yang relevan dengan perayaan Idul Fitri antara lain tentang tradisi shalat Id, bersilaturahmi, kisah telada Nabi, atau saling memberi maaf. Permainan Memukul Pinata: Buat pinata dengan bentuk dan warna yang menarik, kemudian biarkan anak-anak bergantian memukul pinata untuk mendapatkan hadiah. Melempar Cincin ke Botol Tugas siswa dalam permainan ini adalah melemparkan cincin karet ke botol plastik yang dihias dengan motif Idul Fitri. Semoga beberapa ide kegiatan di atas ini dapat membantu Anda dalam merencanakan kegiatan pembuka kelas yang menyenangkan dan bermanfaat untuk anak-anak usia 3-4 tahun setelah liburan Idul Fitri!. Selamat mencoba! Sumber Referensi: 1. Teachstarter.com. (2022). Classroom getting to know you icebreaker games us [1] 2. Innovativeteachingideas.com. (2022). 10 Great activities to break the ice with your students [2] 3. Freepik.com. (2022). Little cute boy enjoying raising hands with nature blurred nature [3]

Senin, 23 Oktober 2023 | Edukasi

Aktivitas pembuka kelas sangat penting diaplikasikan kepada anak-anak PAUD. Dilansir dari Classcraft.com, melakukan aktivitas baru di awal kelas dapat memotivasi anak untuk mau datang ke sekolah, mendongkrak nilai, dan mendorong perilaku positif. Saat anak-anak PAUD belajar tentang tanaman, aktivitas pembuka kelas juga bisa dipraktikkan kepada anak-anak didik. Inilah beberapa contoh aktivitas pembuka kelas yang sederhana dan menyenangkan untuk membuka pembelajaran tema tumbuhan. Baca juga:Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik: Tanaman Buah, Manfaat Tumbuhan Ajak Anak PAUD Belajar Jenis dan Manfaat Tanaman Obat dengan Variasi Aktivitas Seru! 1. Sambutan Hangat dan Ceria Sebagai Bunda PAUD, menghafal nama-nama anak didik adalah suatu hal yang penting. Anak-anak didik akan merasa diperhatikan bila ia dipanggil namanya atau diberi sapaan yang hangat serta penuh semangat. Berikan senyuman terbaik kepada setiap anak-anak didik, agar mereka merasa diterima. Ajaklah anak-anak didik menjawab pertanyaan sederhana tentang tanaman, misalnya tentang aneka macam ciptaan Tuhan, hingga pada pertanyaan tentang tanaman yang merupakan salah satu ciptaan Tuhan. Lagu SENYUMAN SEDEKAH SEDERHANA bisa menjadi penyemangat anak-anak didik di pagi hari.   2. Pengenalan Tanaman Kegiatan ini bermanfaat untuk menjelaskan beberapa hal penting tentang tanaman, misalnya: Bagian tanaman. Cara bertumbuh tanaman mulai dari biji. Manfaat tanaman. Cara merawat tanaman. Bunda PAUD bisa menjelaskan hal ini dengan media gambar, poster, atau video yang banyak tersedia di Youtube. Ajak Anak-Anak Didik Belajar Sambil Bermain bersama “Marbel Pelajaran TK dan PAUD”:   3. Bernyanyi Lagu Tentang Tanaman Setelah anak-anak didik merasa nyaman dan penuh semangat, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk menyanyikan lagu-lagu bertema tanaman. Beberapa contoh judul lagu yang menarik untuk dinyanyikan antara lain adalah: Bagian Pohon Bunga Melati Bunga Mawar yang Indah Setelah bernyanyi, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk berdiskusi tentang lagu yang baru saja dinyanyikan, misalnya: Lagu yang baru saja teman-teman menyanyikan mengisahkan tentang apa? Apa hal menarik di dalam lagu tersebut? 4. Mengajak Menari dengan Iringan Lagu Setelah anak-anak didik menguasai lagu yang diajarkan, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk untuk bernyanyi dan menari, atau melakukan gerak lagu. Ajaklah anak-anak didik untuk melakukan gerakan-gerakan sederhana tentang lagu yang dinyanyikan, misalnya mengangkat tangan, menggelengkan kepala, dan lainnya. Jelaskan kepada anak-anak didik tentang makna gerakan yang dilakukan, misalnya menggoyangkan badan seperti seperti pohon yang ditiup angin. Berikan kesempatan kepada anak-anak didik untuk mengarang gerakan yang cocok pada satu baris syair lagu. Anak-anak usia dini dengan imajinasi mereka pasti mampu memberikan ide gerakan yang lucu dan menarik menurut versi mereka. 5. Bermain Bersama Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk bermain bersama atau melakukan permainan berkelompok. Beberapa permainan berkelompok yang seru adalah: Tebak TanamanPerlihatkan sebuah gambar tanaman kepada anak-anak didik, dan mintalah mereka menebaknya. Anak didik yang berhasil menebaknya akan mendapatkan hadiah atau poin / bintang. Mencocokkan GambarSiapkan gambar-gambar yang dibagi menjadi 3 kategori, yaitu buah-buahan, ragam bunga, dan aneka sayuran. Campur gambar-gambar buah, bunga, dan sayur, lalu mintalah anak-anak didik mengelompokkan sesuai dengan kategorinya. Permainan fisik juga sangat disarankan agar anak-anak didik semakin bersemangat dan meningkatkan kebugaran tubuh, misalnya dengan melakukan permainan di taman bunga, bermain kelereng di kebun sekolah, dan lainnya. Lembar Kerja Anak GRATIS: Bisa Menjadi Media Belajar dan Beraktivitas Anak PAUD 6. Kegiatan Praktik Kegiatan praktik atau praktik baik yang bisa dilakukan oleh anak-anak didik agar semakin memahami materi tema tanaman adalah: Praktik BerkebunBunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk membuat kebun mini di sekitar sekolah. Ajarkan kepada anak-anak didik tentang cara merawat tanaman tersebut. Menanam Benih / BijiSiapkan pot-pot kecil, dan berikan kesempatan kepada anak-anak didik untuk menanam salah satu benih tanaman, misalnya kacang hijau. Ajak pula anak-anak didik untuk mempraktikkan cara merawatnya agar tumbuh menjadi tanaman yang baik dan subur. Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik melakukan aneka kegiatan lainnya, misalnya mengerjakan lembar kerja anak atau membuat suatu kreasi kerajinan tangan. Sumber Referensi: 1. Classcraft.com. (2022). Innovative and fun ways to start class [1]